Solusi Kebutuhan Pompa Industri Anda Supply, Procurement, dan Rental. Kami siap bantu anda.
Diagram Vacuum Pump

Cara Kerja

Vacuum pump bekerja dengan menarik udara/gas dari ruang tertutup ke atmosfer (atau ke wadah pengumpul). Ada beberapa prinsip: liquid ring (impeller berputar di air membentuk segel), rotary vane (vane geser di rotor offset), screw vacuum (twin-screw rotor), dan piston (reciprocating piston). Pilihan tergantung level vakum yang dibutuhkan dan jenis gas.

Aplikasi Vacuum Pump

  • Vacuum filtration di kimia dan farmasi
  • Vacuum drying di processing makanan
  • Laboratorium: rotary evaporator, freeze dryer
  • Vacuum forming dan packaging
  • CVD/PVD coating di semikonduktor
  • Degassing tank di industri kimia

Keunggulan

  • Liquid ring: tahan banting, bisa handle vapour dan particulate
  • Rotary vane: compact, deep vacuum, harga moderate
  • Screw: clean dry vacuum, low maintenance, hemat energi
  • Piston: deep vacuum, oil-free option, ideal lab

Pertimbangan

  • Liquid ring: butuh seal water, efisiensi terbatas
  • Rotary vane: butuh oil change rutin
  • Screw: investasi awal tinggi
  • Piston: kapasitas debit lebih kecil

Frequently Asked Questions (FAQ)

Mana lebih baik: liquid ring vs rotary vane?

Liquid ring tahan banting dan bisa handle gas dengan vapor/particulate (cocok food, kimia, kayu). Rotary vane mencapai vakum lebih dalam dan compact (cocok lab, packaging). Pilihan tergantung deep vacuum yang dibutuhkan dan kebersihan gas.

Kenapa vacuum pump saya panas dan vakum turun?

Umumnya karena: oli sudah jenuh dengan kondensat (rotary vane), seal water suhu naik (liquid ring), atau ada kebocoran di sistem suction. Cek service interval dan tightness sambungan.

Berapa konsumsi air liquid ring vacuum pump?

Tergantung kapasitas dan suhu. Sebagai referensi: NASH 2BV-2-061 (60 m3/h) butuh ~7 lpm seal water pada 15°C. Suhu air naik 1°C menambah konsumsi air ~10%.

Butuh Vacuum Pump?

Konsultasi sizing, material, dan brand recommendation dengan tim engineering kami.